Advertisement
Diskominfo PPU DPRD PPU JMSI Kaltim Penajam
Beranda / Penajam / Petani PPU Hadapi Gagal Panen, DPRD Desak Pendampingan dan Bantuan Dipercepat

Petani PPU Hadapi Gagal Panen, DPRD Desak Pendampingan dan Bantuan Dipercepat

Readin.id – PENAJAM – Persoalan yang dihadapi petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memasuki musim gagal panen menjadi perhatian DPRD. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dinilai perlu memperkuat pendampingan dengan memastikan kondisi petani terpantau langsung dari lapangan.

Anggota Komisi II DPRD PPU, Andi Iskandar Hamala, mengatakan langkah tersebut penting agar pemerintah tidak hanya menerima informasi dari laporan, tetapi mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi petani sekaligus menentukan intervensi yang tepat.

“Ya itu kita harapkan juga dinas harus banyak turun ke lapangan langsung untuk mengecek kondisi riil yang ada disana,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).

Tiga Kandidat Disdikpora PPU Menguat, DPRD Soroti Pengalaman Internal Durajat

Andi berharap kondisi gagal panen tidak berujung pada terhentinya kegiatan pertanian. Menurutnya, momentum turunnya hujan perlu dimanfaatkan untuk mendorong petani kembali mengolah dan menanami lahan.

“Memang ini kan sudah masuk musim gagal panen, yang kita harapkan memang ke depan nanti Dinas Pertanian memberikan dorongan supaya kembali dengan adanya hujan hari ini, petani bisa menanam lagi,” ujarnya.

Bantuan Nelayan Jangan Berhenti Jadi Fasilitas, DPRD PPU Dorong Ekonomi Terus Bergerak

Selain persoalan pendampingan, DPRD juga menyoroti realisasi bantuan sarana pertanian. Bantuan pompa portabel menjadi salah satu fasilitas yang dinilai dibutuhkan petani, khususnya untuk membantu pemenuhan kebutuhan air dalam kegiatan budidaya.

“Penyaluran pompa portabel itu ya alhamdulillah, semoga itu bisa segera tersalurkan dengan cepat karena itu sangat membantu,” tuturnya.

Pelabuhan Nenang Masih Wacana, DPRD PPU Dorong Fasilitas Buluminung Dioptimalkan

Andi menyebut dirinya belum memperoleh informasi secara pasti mengenai sejauh mana proses distribusi bantuan tersebut. Karena itu, ia berharap penyaluran segera direalisasikan agar bantuan tidak berhenti pada program, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan petani.

Menurutnya, percepatan bantuan dan kehadiran Dinas Pertanian di lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga agar aktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi gagal panen. (Adv)