Advertisement
Diskominfo PPU DPRD PPU Hukum JMSI Kaltim Penajam
Beranda / Penajam / DPRD PPU Dorong Warga Berani Lapor, Kekerasan Perempuan dan Anak Jangan Didiamkan

DPRD PPU Dorong Warga Berani Lapor, Kekerasan Perempuan dan Anak Jangan Didiamkan

Readin.id – PENAJAM – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai masih membutuhkan perhatian serius. DPRD PPU mendorong masyarakat tidak menutup diri ketika mengetahui adanya kekerasan, karena laporan menjadi pintu awal bagi pemerintah untuk mengetahui persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Anggota DPRD PPU, Syarifuddin HR, mengatakan lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar memiliki peran penting dalam mengungkap kasus kekerasan. Menurutnya, kejadian yang tidak dilaporkan akan sulit terdeteksi dan ditangani oleh instansi terkait.

“Kita mengimbau kepada keluarga atau masyarakat sekitar yang mengalami atau melihat adanya kekerasan ini harus melaporkan segera kepada dinas terkait,” ujarnya, Senin (7/9/2026).

Tiga Kandidat Disdikpora PPU Menguat, DPRD Soroti Pengalaman Internal Durajat

Dorongan tersebut disampaikan seiring masih ditemukannya kasus kekerasan di Benuo Taka. Data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) PPU mencatat hingga Juni 2026 terdapat 21 kasus kekerasan terhadap anak dan sembilan kasus yang menimpa perempuan.

Bagi Syarifuddin, angka tersebut juga menunjukkan pentingnya keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan setiap kejadian yang diketahui. Laporan dari warga dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi di lapangan.

Bantuan Nelayan Jangan Berhenti Jadi Fasilitas, DPRD PPU Dorong Ekonomi Terus Bergerak

“Jadi kalau ada apa-apa kita sudah tahu, dari situ kita bisa tahu kasusnya seperti apa dan pemerintah juga bisa mengetahui kondisi yang terjadi di masyarakat,” jelasnya.

Ia pun meminta masyarakat tidak memilih diam ketika menjadi korban maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan di lingkungan sekitar. Informasi yang disampaikan kepada pihak berwenang akan menjadi bahan untuk menentukan penanganan sesuai persoalan yang dihadapi.

Petani PPU Hadapi Gagal Panen, DPRD Desak Pendampingan dan Bantuan Dipercepat

Dengan keterlibatan masyarakat, DPRD berharap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat lebih cepat teridentifikasi. Pemerintah dan instansi terkait pun diharapkan dapat mengambil langkah penanganan berdasarkan kondisi nyata yang terjadi di lapangan. (adv)