Advertisement
Diskominfo PPU DPRD PPU Ekonomi JMSI Kaltim Penajam
Beranda / Penajam / Bantuan Nelayan Jangan Berhenti Jadi Fasilitas, DPRD PPU Dorong Ekonomi Terus Bergerak

Bantuan Nelayan Jangan Berhenti Jadi Fasilitas, DPRD PPU Dorong Ekonomi Terus Bergerak

Readin.id – PENAJAM – Dukungan pemerintah terhadap sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai perlu dibarengi dengan pemanfaatan yang serius dari kelompok penerima. DPRD PPU mendorong bantuan sarana maupun prasarana yang telah diberikan benar-benar digunakan untuk memperkuat usaha nelayan.

Anggota Komisi II DPRD PPU, Andi Iskandar Hamala, mengatakan program bantuan, termasuk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), memiliki peluang untuk mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

“Ada juga itu KNMP diberikan kepada para nelayan itu, dan itu membantu nelayan bagaimana ekonomi itu bisa berputar dengan bantuan itu,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).

Tiga Kandidat Disdikpora PPU Menguat, DPRD Soroti Pengalaman Internal Durajat

Menurut Hamala, kelompok nelayan tidak cukup hanya menerima bantuan. Sarana yang sudah tersedia harus dijaga sekaligus dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Bisa memaksimalkan, memanfaatkan bantuan sarana prasarana yang telah diberikan. Mudahan ini bisa bergerak, bergulir terus ekonomi di situ,” ujarnya.

Petani PPU Hadapi Gagal Panen, DPRD Desak Pendampingan dan Bantuan Dipercepat

Ia menegaskan, keberhasilan program pemberdayaan tidak sepenuhnya berada di tangan pemerintah. Kemauan dan keaktifan nelayan dalam mengembangkan usaha menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan bantuan tersebut.

“Tapi tentu harus rajin juga nelayannya. Peran pemerintah diperlukan dan nelayannya juga melakukan upaya dan usaha,” tuturnya.

Pelabuhan Nenang Masih Wacana, DPRD PPU Dorong Fasilitas Buluminung Dioptimalkan

Perhatian juga diarahkan pada masyarakat yang bergerak di sektor tambak. Hamala menyebut kebutuhan penunjang seperti pintu air hingga ketersediaan ikan dan bibit perlu masuk dalam dukungan pemerintah agar produktivitas usaha perikanan dapat terus dikembangkan.

“Termasuk pintu-pintu air di tambak itu, ikan, bibit-bibit itu, nah itu juga ada dibahas untuk mendapatkan bantuan-bantuan,” ujarnya.

DPRD PPU berharap bantuan yang masuk ke sektor kelautan dan perikanan tidak sekadar menjadi fasilitas, tetapi mampu berkembang menjadi modal produktif bagi masyarakat. Dengan pemanfaatan yang tepat, aktivitas nelayan dan pembudidaya tambak diharapkan ikut memperkuat roda ekonomi daerah. (Adv)