Readin.id – PENAJAM – Rencana pembangunan sekolah terintegrasi di Kecamatan Babulu kembali mendapat perhatian DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pemerintah daerah didorong tidak berlama-lama dalam proses persiapan agar pembangunan fasilitas pendidikan tersebut bisa segera diwujudkan.
Anggota Komisi II DPRD PPU, Andi Iskandar Hamala, mengatakan saat ini rencana tersebut masih berada pada tahap persiapan. Karena itu, setiap tahapan yang diperlukan perlu segera dituntaskan.
“Ini baru berproses dan belum dibangun. Mudah-mudahan kita bisa menjurus ke situ secepatnya,” katanya, Selasa (22/9/2026).
Menurut Andi, pembangunan sekolah terintegrasi bukan sekadar penambahan fasilitas pendidikan. Kehadirannya diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Dengan adanya perencanaan sekolah terintegrasi yang ada di Babulu tentu itu sangat membantu anak-anak kita, terutama yang dalam perekonomian kurang mampu,” ujarnya.
Ia menyebut pemerintah telah menyiapkan lahan di wilayah Babulu untuk mendukung rencana tersebut. Namun, hingga kini pembangunan fisik belum berjalan lantaran masih menunggu penyelesaian tahapan persiapan.
“Tanah kita yang di Babulu itu, mudah-mudahan dengan berdirinya itu betul-betul bisa dimanfaatkan karena bisa membantu masyarakat tidak mampu,” ujarnya.
Andi berharap proses yang masih berlangsung dapat segera diselesaikan. Dengan begitu, pembangunan tidak tersendat dan fasilitas pendidikan yang direncanakan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Namanya saja terintegrasi, jadi mudah-mudahan itu bisa berkembang, anak di situ juga,” tuturnya.
Sekolah tersebut nantinya dirancang untuk menampung sejumlah jenjang pendidikan dalam satu kawasan. Konsep ini diharapkan menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat ketersediaan sarana pendidikan di PPU, khususnya wilayah Babulu. (Adv)


