Penajam
Beranda / Penajam / Zainal Tekankan Penyediaan Air Baku

Zainal Tekankan Penyediaan Air Baku

Universitas Gunadarma Gelar Seminar Nasional dan Workshop

 

READI – PENAJAM. Menjawab tantangan utama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terkait ketersediaan air dalam menjalankan perannya sebagai Serambi Nusantara Universitas Gunadarma Gelar Seminar Nasional dan Workshop bertema “Water Harvesting”.

Anggaran Defisit, Riadi : Jangan Sampai Perusahaan Daerah Menjadi Lubang Biaya

 

Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin yang menjadi narasumber menyampaikan, penyediaan air baku merupakan isu penting dan pemanfaatan sistem cerdas melalui inovasi teknologi informasi sangat dibutuhkan, Jumat (1/11), lalu.

 

READ Esport dan JMSI PPU Gelar Piala AB’DE MLBB, Jadi Agenda Rutin Setiap Tiga Bula

Dimana menurutnya penerapan water harvesting sangat penting untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya air di PPU.

 

“Langkah ini menjadi krusial mengingat kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang diperkirakan akan menampung populasi besar di masa depan,” ucapnya.

DPRD PPU Soroti Dampak Penghapusan Tenaga Honorer Tahun 2025

 

“Kehadiran IKN di kabupaten PPU akan menambah jumlah penduduk secara signifikan. Ketersediaan air baku menjadi prioritas penting yang harus dipenuhi di wilayah ini,” tambahnya.

 

Zainal berharap, seminar ini dapat membuka peluang untuk inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan berkelanjutan terkait pengelolaan air baku.

 

“Semua rekomendasi yang muncul dari seminar ini dapat menjadi dasar kebijakan dan langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan air baku di kabupaten PPU sebagai Serambi Nusantara,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut Zainal Arifin berharap, kepada para mahasiswa untuk memanfaatkan momen ini dalam upaya memahami penerapan sistem cerdas.

 

“Ia yakin mahasiswa dapat menyambut peluang ini dengan antusias, khususnya dalam memahami cara-cara penerapan smart systems yang nyata,” tutur Zainal.

 

Untuk diketahui kegiatan ini turut dihadiri Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Sumadilaga. Suryadi dari IHE Delft Institute for Water Education UNESCO-IHE, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat PPU, Nicko Herlambang, serta Direktur PDAM PPU, Abdul Rasyid. (ara)