Advertisement
Berita Terbaru Diskominfo PPU
Beranda / Diskominfo PPU / Tingkatkan Tata Kelola Desa, Pemkab PPU Gelar Bimtek Penguatan Peran BPD

Tingkatkan Tata Kelola Desa, Pemkab PPU Gelar Bimtek Penguatan Peran BPD

READIN.ID – PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Peran Strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam hal transparansi dan akuntabilitas publik.

Bimtek berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 Juni 2025, dan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. Seluruh anggota BPD se-Kabupaten PPU mengikuti kegiatan ini di Rich Function Hall, Kampung Inggris, Kelurahan Lawe-Lawe, pada Selasa (10/6/2025).

Dalam arahannya, Abdul Waris menyampaikan bahwa BPD memiliki posisi yang sangat strategis dalam sistem pemerintahan desa. “Tidak hanya sebagai mitra kepala desa, tetapi juga berperan sebagai unsur pengawas dan penyeimbang jalannya pemerintahan desa,” ungkap Waris.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

Waris melanjutkan, transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar tuntutan regulasi, melainkan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Peran aktif BPD dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan desa, sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemerintahan desa yang sehat, partisipatif, dan berintegritas,” ujarnya.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

Waris menambahkan, kegiatan ini memberi ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan dan memperkuat komitmen terhadap tata kelola desa yang baik.

“Diharapkan melalui bimtek ini, kapasitas anggota BPD semakin meningkat dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, selaras dengan visi pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput,” tutupnya.(*nm/adv)

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu