Advertisement
Berita Terbaru
Beranda / Berita Terbaru / Sasar Siswa SD hingga Balita, Dinkes PPU Gencarkan Imunisasi Campak Rubella

Sasar Siswa SD hingga Balita, Dinkes PPU Gencarkan Imunisasi Campak Rubella

READIN.ID – PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tengah menggencarkan program imunisasi campak dan rubella yang menyasar ribuan anak usia sekolah hingga balita. Program yang dimulai sejak Agustus 2025 ini diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober mendatang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPU, Sri Temu, mengatakan bahwa program ini berjalan beriringan dengan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Menurutnya, pelaksanaan imunisasi kemungkinan akan memakan waktu lebih lama dari jadwal BIAS yang umumnya berakhir pada September.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

“Program ini dimulai Agustus bersamaan dengan BIAS. Saat ini masih berlanjut, bahkan kemungkinan hingga Oktober,” kata Sri Temu saat dikonfirmasi, Kamis (18/9/2025).

Sri menjelaskan, perpanjangan waktu diperlukan karena banyaknya jumlah sekolah dan siswa yang menjadi sasaran. Hal ini membuat petugas di puskesmas membutuhkan waktu ekstra untuk menuntaskan seluruh target.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

“Biasanya selesai pada Agustus atau September. Tapi karena anak sekolahnya banyak, kadang puskesmas belum bisa menuntaskan dalam dua bulan itu,” ujarnya.

Sasaran program ini meliputi siswa sekolah dasar (SD), bayi usia 9 bulan, serta anak di bawah lima tahun (balita) dengan rentang usia 18 hingga 24 bulan.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

“Pelaksanaan untuk siswa SD dilakukan di sekolah masing-masing, sementara untuk bayi dan balita dilayani di puskesmas,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Dinkes PPU belum merilis data rekapitulasi capaian imunisasi karena proses di tingkat puskesmas masih berjalan. Pihaknya menargetkan seluruh rangkaian imunisasi ini dapat tuntas pada akhir September atau selambat-lambatnya Oktober 2025.(*lov)