Advertisement
Berita Terbaru Diskominfo PPU
Beranda / Diskominfo PPU / Perbaikan Drainase Tiga Sekolah di PPU Ditunda hingga 2026

Perbaikan Drainase Tiga Sekolah di PPU Ditunda hingga 2026

READIN.ID – PENAJAM – Rencana perbaikan sistem drainase di tiga sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang kerap dilanda banjir terpaksa ditunda hingga tahun 2026. Penundaan ini merupakan imbas dari kebijakan efisiensi anggaran daerah pada tahun 2025.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena terbatasnya alokasi dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU.

“Untuk saat ini belum bisa dialokasikan karena anggaran kita minim dan terkena efisiensi. Kita terpaksa menunda perbaikan sampai tahun depan,” ujar Andi pada Senin (2/6/2025).

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

Tiga sekolah yang terdampak penundaan ini adalah SDN 001 Penajam, SDN 025 Penajam, dan SMPN 1 Penajam. Ketiganya berlokasi di Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, yang dikenal sebagai area rawan genangan air saat musim hujan.

Andi Singkerru menambahkan, penundaan proyek infrastruktur ini merupakan hasil evaluasi komprehensif terhadap prioritas penggunaan anggaran. Pemerintah daerah saat ini lebih fokus pada pembiayaan kegiatan-kegiatan yang dianggap lebih mendesak.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

Sebagai langkah antisipasi darurat, Disdikpora PPU telah menginstruksikan pihak sekolah untuk secara rutin mengadakan kerja bakti. Kegiatan ini bertujuan membersihkan saluran drainase dari sampah dan endapan lumpur, diharapkan dapat meminimalkan risiko banjir ketika hujan deras.

“Kami minta pihak sekolah membersihkan sudut-sudut drainase sebagai bentuk pencegahan sementara agar aktivitas belajar-mengajar tidak terlalu terganggu,” katanya.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

Meskipun ditunda, Andi memastikan bahwa perbaikan drainase ketiga sekolah ini akan tetap menjadi prioritas dalam rencana kerja Disdikpora untuk tahun 2026. Realisasi proyek ini, bagaimanapun, akan sangat bergantung pada kondisi finansial daerah dan persetujuan APBD di masa mendatang.

“Kami berkomitmen untuk mengajukan kembali anggaran perbaikan ini dalam APBD murni tahun depan. Mudah-mudahan realisasi bisa berjalan sesuai rencana,” tutupnya.(*nm/adv)