Advertisement
Berita Terbaru
Beranda / Berita Terbaru / Maksimalkan PAD, Pemkab PPU Genjot Perusda dan Tekan Subsidi Rumah Sakit

Maksimalkan PAD, Pemkab PPU Genjot Perusda dan Tekan Subsidi Rumah Sakit

READIN.ID – PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan strategi jangka menengah untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Strategi ini berfokus pada penguatan Perusahaan Daerah (Perusda) dan optimalisasi pendapatan dari sektor kesehatan.

Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan bahwa salah satu langkah utama adalah mendorong Perusda agar lebih produktif dan mampu menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan.

“Pemasukan selain pungutan pajak, kita upayakan bagaimana Perusda bisa meraih profit,” ujar Mudyat, Senin (29/9/2025).

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

Selain Perusda, sektor kesehatan juga menjadi fokus utama. Selama ini, Pemkab PPU menanggung beban subsidi rumah sakit yang besar akibat keterbatasan fasilitas. Mudyat optimistis dengan melengkapi sarana dan prasarana, pendapatan daerah dari klaim layanan kesehatan dapat dimaksimalkan.

“Kita juga mengurangi subsidi yang selama ini dilaksanakan di rumah sakit. Makanya pungutan layanan kesehatan ini kita upayakan semaksimal mungkin,” katanya.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

Mudyat mengungkapkan, potensi pendapatan PPU dari klaim BPJS Kesehatan sebenarnya bisa mencapai lebih dari Rp100 miliar per tahun. Namun, daerah baru menerima sekitar Rp 50 miliar karena banyak pasien terpaksa dirujuk keluar daerah.

“Dulu peralatan kesehatan tidak ada sehingga banyak pasien dirujuk keluar. Itu membuat kita tidak bisa memaksimalkan pendapatan dari BPJS,” pungkasnya.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

Dengan melengkapi fasilitas, Pemkab PPU menargetkan beban subsidi rumah sakit dapat ditekan, bahkan hilang, seiring dengan peningkatan pendapatan daerah dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.(*lov)