Advertisement
Berita Terbaru
Beranda / Berita Terbaru / GMNI Balikpapan Gelar PPAB, Perkuat Kaderisasi Marhaenis di Era IKN

GMNI Balikpapan Gelar PPAB, Perkuat Kaderisasi Marhaenis di Era IKN

READIN.ID – BALIKPAPAN – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Migas dan Poltek Balikpapan menyelenggarakan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) tahun 2025. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi ideologis dan penguatan kader Marhaenis di tengah dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

PPAB dilaksanakan dengan mengusung tema “Merajut Semangat Anggota yang Berjiwa Dinamis dalam Bingkai Marhaenisme di Era Globalisasi”, bertempat di Wisata Bamboe, Kilometer 15, Balikpapan Utara. Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang kampus yang memiliki komitmen terhadap perjuangan kerakyatan.

Ketua Panitia PPAB, Hiskia, menjelaskan bahwa momentum pelaksanaan PPAB ini sangat relevan mengingat posisi strategis Balikpapan sebagai kota penyangga IKN.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

“Dengan berbagai rencana pembangunan dan pemindahan pusat pemerintahan ke Kalimantan Timur, kami menilai perlu adanya kesadaran kolektif dari kalangan mahasiswa untuk memastikan bahwa rakyat kecil tidak tersingkir dalam proses pembangunan yang berlangsung,” ujar Hiskia pada Minggu (21/9/2025).

Menurut Hiskia, pembangunan IKN menjadi sorotan utama bagi kader GMNI untuk menyuarakan keadilan sosial dan memperkuat basis perjuangan ideologis.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

“Di tengah pembangunan besar seperti IKN, justru kita harus semakin teguh menghidupkan ideologi dan perjuangan. Karena pembangunan yang tidak berpihak pada rakyat hanyalah perluasan dari penindasan itu sendiri,” ucapnya.

Melalui kaderisasi ini, GMNI mempersiapkan anggotanya untuk siap menyuarakan keberpihakan terhadap kaum marhaen. GMNI Komisariat Migas dan Poltek Balikpapan menegaskan posisinya sebagai organisasi perjuangan yang senantiasa berpijak pada nilai-nilai ideologi Marhaenisme.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

“GMNI bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi wadah untuk mahasiswa berpijak pada nilai-nilai ideologi Marhaenisme. Hari ini kita mencetak kader, esok mereka akan memimpin barisan rakyat untuk membebaskan bangsa ini dari segala bentuk penindasan,” tutupnya.(*)