Advertisement
Penajam
Beranda / Penajam / Peringati HKN ke-60 Tahun 2024, Zainal Arifin : Wujudkan Indonesia Emas tahun 2045

Peringati HKN ke-60 Tahun 2024, Zainal Arifin : Wujudkan Indonesia Emas tahun 2045

READIN – PENAJAM. Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tahun 2024 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Menggelar peluncuran Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) wilayah PPU, pemeriksaan kesehatan gratis, di halaman Kantor Dinkes, Jum’at, (15/11), lalu.

 

Kegiatan dirangkai penyerahan penghargaan tenaga kesehatan teladan tingkat kabupaten, penyerahan pin kecakapan kader Posyandu, senam bersama dan pembagian beragam hadiah lomba.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

 

Kegiatan tersebut juga menyediakan pula stan penukaran sampah daur ulang dan pameran tanaman obat keluarga (Toga) di lingkungan Dinas Kesehatan.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

 

Penjabat (Pj) Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin dalam kesempatan tersebut mengingatkan, untuk terus memperhatikan indeks kualitas lingkungan hidup mulai dari lingkungan keluarga, tetangga, hingga tingkat kecamatan dan kabupaten.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

 

“Agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mewujudkan budaya hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Zainal menyampaikan, sambutan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) yang menyebut syarat utama dalam mencapai Indonesia Emas tahun 2045 adalah manusia Indonesia yang sehat dan cerdas.

 

Untuk itu, diperlukan kerja sama dari semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

 

Lanjut Zainal mengatakan hanya dengan sinergi dan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat, pilar transformasi kesehatan dapat kita tegakkan menuju perubahan yang lebih baik.

 

“Melalui kegiatan ini diharapkan akan mendorong terus kesadaran kita semua untuk bisa membangun budaya hidup bersih dan sehat, terutama untuk menanggulangi beberapa ancaman-ancaman kesehatan bagi lingkungan kita,” tutupnya. (ara)