Advertisement
Penajam
Beranda / Penajam / Volume Sampah Meningkat, DLH PPU Dorong Pengelolaan Melalui Bank Sampah

Volume Sampah Meningkat, DLH PPU Dorong Pengelolaan Melalui Bank Sampah

Kepala DLH PPU, Safwana

READIN – PENAJAM. Pertumbuhan populasi dan perkembangan wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berdampak pada peningkatan volume sampah. Hal ini memicu kebutuhan akan langkah-langkah pengelolaan sampah yang lebih efektif guna menghindari dampak negatif terhadap lingkungan.

 

Sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari air, tanah, dan udara, serta memicu gangguan kesehatan dan merusak ekosistem. Menanggapi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU terus mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola sampah melalui program bank sampah yang semakin berkembang.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

 

Kepala DLH PPU, Safwana, menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada 190 unit bank sampah yang tersebar di empat kecamatan di PPU. Bank sampah ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyimpan dan menabung sampah secara efektif, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi mereka.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

 

“Masyarakat dapat menyimpan sampah yang telah dipilah dan menabungnya di bank sampah induk kami,” kata Safwana, beberapa waktu lalu.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

 

Melalui program ini, DLH PPU juga gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan bernilai ekonomi. Warga diajarkan untuk memilah sampah, mengolahnya menjadi barang bernilai, dan menjualnya kembali melalui bank sampah.

 

Safwana menambahkan bahwa pengelolaan sampah yang tepat bukan hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Dengan pengelolaan yang baik, risiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan dapat dikurangi secara signifikan.

 

“Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan banyak masalah, seperti pencemaran dan penyakit,” ujarnya.

 

Dengan bertambahnya jumlah bank sampah dan upaya edukasi yang terus dilakukan, DLH PPU berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (ara)