Dongkrak Pariwisata IKN, DPRD PPU Usulkan Nama Pantai Tanjung Jumlai Diubah Jadi “Tancol”

oleh -762 Dilihat
oleh

READIN.ID – PENAJAM – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin, mengusulkan langkah berani untuk mendongkrak daya tarik wisata daerah, yakni mengganti nama populer Pantai Tanjung Jumlai menjadi “Tancol”, singkatan dari Tanjung Ancol.

Jamaluddin menilai perubahan branding ini penting sebagai strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa depan, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan menarik jutaan warga perkotaan.

“Saya bicara itu karena yang saya lihat prospek ke depan yang menjanjikan PAD kita itu adalah pariwisata,” kata Jamaluddin.

Ia memproyeksikan, warga IKN akan membutuhkan lokasi penyegaran pada akhir pekan. PPU, dengan garis pantainya, memiliki peluang besar untuk menarik kunjungan.

“Coba bayangkan kalau di sana nanti di IKN ada dua juta orang, mungkinkah mereka itu larinya cuma ke Balikpapan? Karena mereka aslinya orang kota, tentunya dia cari daerah-daerah yang saat Sabtu Minggu itu bisa fresh, nenanginnya ke pantai pasti,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa gagasan perubahan nama ini sebenarnya pernah diajukan saat awal pembahasan terkait IKN. Nama Tancol dinilai memiliki nilai komersial dan daya ingat yang lebih kuat di kalangan wisatawan.

“Makanya awal IKN itu dicetuskan, Tanjung itu berubah nama kalau dulu Tanjung Jumlai menjadi Tancol jadi Tanjung Ancol, itu yang kita ajukan,” imbuhnya.

Politisi ini berharap branding baru ini dapat memberikan sentuhan modern bagi destinasi tersebut. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan fasilitas wisata yang lebih terarah dan profesional.

“Saya meminta pemerintah daerah untuk mempertimbangkan usulan perubahan nama ini dalam rencana jangka panjang pengembangan sektor pariwisata PPU,” tutupnya.(adv/ziq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *