Advertisement
Berita Terbaru DPRD PPU
Beranda / DPRD PPU / Thohiron Apresiasi Kemajuan Perpustakaan dan Kearsipan PPU

Thohiron Apresiasi Kemajuan Perpustakaan dan Kearsipan PPU

READIN.ID – PENAJAM — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, memberikan apresiasi terhadap kemajuan yang telah dicapai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan PPU.

Ia menilai, dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat berjalan cukup baik.

Menurutnya, perkembangan terlihat dari segi sarana dan kegiatan pembinaan yang semakin aktif dilakukan, baik ke sekolah-sekolah maupun ke desa-desa.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

Hal ini dinilai berdampak positif terhadap tumbuhnya minat baca dan kesadaran literasi masyarakat.

“Harus diapresiasi, karena dari segi sarana sudah mulai bagus. Pembinaan ke sekolah-sekolah dan desa-desa juga berjalan baik,” ujarnya saat diwawancarai pada Rabu (13/11/2025).

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

Thohiron menambahkan, sejak dilakukan pembaruan dan penataan di lingkungan perpustakaan, antusiasme masyarakat untuk berkunjung meningkat signifikan.

“Kalau dilihat dari hasil kunjungan, memang signifikan sekali peningkatannya. Masyarakat makin tertarik untuk datang,” tuturnya.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

Meski demikian, ia mengingatkan agar peningkatan jumlah pengunjung juga diimbangi dengan manajemen kunjungan yang baik, mengingat ruang baca yang tersedia masih terbatas.

“Kalau satu sekolah datang saja mungkin tidak akan muat. Tapi sejauh ini pihak perpustakaan sudah mengatur jadwal kunjungan agar tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.

Ia juga memuji peningkatan jumlah keanggotaan yang terdaftar sebagai pemegang kartu perpustakaan, serta keberagaman koleksi buku yang terus bertambah.

“Membernya sudah banyak dan koleksi bukunya juga bagus. Tinggal menambah buku-buku populer yang masih kurang karena harganya cukup mahal,” tambahnya.

Thohiron berharap, peningkatan fasilitas yang dilakukan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan, agar perpustakaan menjadi tempat yang semakin diminati masyarakat dan generasi muda di era digitalisasi yang terus berkembang. (adv/lov/ara)