Aini: Wakaf Bisa Jadi Sumber Daya Ekonomi Umat

oleh -806 Dilihat
oleh

READIN.ID – PENAJAM – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Sosialisasi Peraturan tentang Badan Wakaf Indonesia bersama Pemerintah Daerah Kabupaten PPU, di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Selasa (11/11/2025), kemarin.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Wakaf, Optimalisasi Peran Pemerintah dalam Mendukung Badan Wakaf Indonesia” ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola wakaf untuk memaksimalkan potensi ekonomi umat melalui tata kelola wakaf yang profesional.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda PPU, Aini, mewakili Bupati PPU H. Mudyat Noor, menyampaikan bahwa wakaf memiliki potensi besar apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Wakaf dapat menjadi sumber daya ekonomi umat serta motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Aini menegaskan, Pemerintah Kabupaten PPU mendukung penuh upaya BWI dalam memperkuat tata kelola perwakafan di daerah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun kesadaran dan semangat dalam mengelola wakaf secara amanah, transparan, dan produktif.

“Pemkab PPU akan terus mendorong kolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia. Mari bersama-sama menyebarkan semangat pengelolaan wakaf yang profesional demi kemaslahatan umat dan kemajuan Kabupaten PPU,” tuturnya.

Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat penting dalam memperkuat sistem perwakafan di wilayahnya. Dengan pemahaman yang baik terhadap regulasi dan kebijakan perwakafan, sinergi antara pemerintah dan BWI diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui pemahaman regulasi yang baik dan sinergi yang kuat, kerja sama antara pemerintah daerah dan BWI akan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten PPU, Muhammad Syahrir, Ketua BWI Provinsi Kalimantan Timur, M. Kusasi selaku narasumber, Ketua BWI Kabupaten PPU, Ketua MUI PPU, para camat dan lurah se-Kabupaten PPU, tokoh agama, serta sejumlah undangan lainnya. (adv/nm/ara/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *