Advertisement
Berita Terbaru
Beranda / Berita Terbaru / CPNS di PPU Belum Pasti, Tenaga Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fokus Utama Jika Dibuka

CPNS di PPU Belum Pasti, Tenaga Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fokus Utama Jika Dibuka

READIN.ID – PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum melakukan persiapan khusus terkait kemungkinan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat mengenai formasi dan kebutuhan tenaga yang akan dibuka.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ainie, menyampaikan bahwa informasi yang beredar saat ini masih sebatas wacana.

“Dari pemerintah pusat memang ada wacana untuk membuka sejumlah formasi, tetapi kita masih menunggu rincian resminya seperti apa. Di Penajam sendiri kami belum fokus ke sana karena masih konsentrasi pada penataan tenaga yang sudah ada,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

Ia menjelaskan, kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkab PPU saat ini sebagian besar sudah terpenuhi, terutama untuk tenaga teknis. Namun, dua sektor masih menjadi prioritas apabila rekrutmen CPNS benar-benar dibuka, yakni tenaga kesehatan dan pendidikan.

“Biasanya informasi resmi muncul di akhir tahun. Kalau di PPU, tenaga guru dan tenaga kesehatan pasti dibutuhkan, hanya saja jumlah pastinya belum diverifikasi. Untuk kesehatan, kita masih kekurangan tenaga dokter, sementara guru dibutuhkan untuk menggantikan yang sudah pensiun,” jelasnya.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

Meski belum ada kepastian jadwal, rekrutmen CPNS tahun ini diperkirakan akan diumumkan pada penghujung tahun. Pemkab PPU berharap masyarakat, khususnya putra daerah yang berminat menjadi ASN, dapat mulai mempersiapkan diri lebih awal sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat.

Dengan kebutuhan utama pada tenaga pendidik dan kesehatan, pemerintah daerah berkomitmen untuk tetap menyesuaikan formasi sesuai prioritas pelayanan dasar masyarakat di Kabupaten PPU. (*lov/ara)

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu