Advertisement
Berita Terbaru
Beranda / Berita Terbaru / PPU Rampungkan Formasi 2024, 69 PPPK Tahap Kedua Resmi Dilantik

PPU Rampungkan Formasi 2024, 69 PPPK Tahap Kedua Resmi Dilantik

READIN.ID – PENAJAM – Sebanyak 69 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi dilantik pada tahap kedua, Selasa (30/9/2025). Dengan pelantikan ini, seluruh rangkaian pengangkatan PPPK formasi tahun anggaran 2024 di PPU dinyatakan tuntas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ainie, merinci bahwa 69 orang yang dilantik pada tahap kedua terdiri dari 20 PPPK jabatan fungsional dan 49 tenaga teknis.

“Jumlahnya tahap kedua ada 69 orang. Dan untuk formasi PPU 2024 sudah selesai, hari ini terakhir tahap kedua,” ujar Ainie usai kegiatan.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

Ainie menyebutkan, secara keseluruhan, Pemkab PPU telah melantik 594 PPPK. Angka tersebut akumulasi dari 525 PPPK yang dilantik pada tahap pertama dan 69 orang pada tahap kedua.

Terkait rekrutmen baru, Ainie menyatakan Pemkab PPU belum membuka wacana rekrutmen formasi 2025. Saat ini, pemerintah daerah masih fokus menyelesaikan proses PPPK paruh waktu yang sedang dalam tahap usulan penetapan Nomor Induk Kepegawaian (NIK) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

“2025 belum ada wacana karena kita harus menyelesaikan istilah PPPK paruh waktu. Jadi kita masih konsen di situ, sekarang masih berproses di BKN,” katanya.

Dirinya berharap, seluruh PPPK formasi 2024 yang telah menerima SK dapat bekerja dengan motivasi tinggi dan profesional.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

“Harapan kami, kawan-kawan bisa bekerja dengan motivasi tinggi agar organisasi punya kinerja bagus. Mereka diharapkan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) untuk membantu pimpinan daerah mencapai pemerintahan yang baik dan layanan yang berkualitas,” pungkasnya.(*lov)