Advertisement
Berita Terbaru
Beranda / Berita Terbaru / PDAM Danum Taka Libatkan Bumdes dan Koperasi Aktifkan Pamsimas

PDAM Danum Taka Libatkan Bumdes dan Koperasi Aktifkan Pamsimas

READIN.ID – PENAJAM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggandeng Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Koperasi Merah Putih untuk mengoptimalkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Hal ini dilakukan guna mengatasi masalah ketersediaan air bersih di 21 desa dan kelurahan yang belum optimal.

Direktur Utama PDAM Danum Taka, Abdul Rasyid, mengatakan sebagian besar fasilitas Pamsimas yang ada hanya berupa sumur bor tanpa jaringan perpipaan. Akibatnya, masyarakat harus mengambil air secara manual menggunakan jeriken atau mobil tangki.

“Harapannya, Pamsimas ini bisa kita aktifkan dengan sistem perpipaan melalui kerja sama Bumdes dan Koperasi Merah Putih. PDAM akan mendampingi dan memberi supervisi, bukan mengambil alih pengelolaan,” ujar Abdul Rasyid, Rabu (3/9/2025).

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

Menurut Rasyid, dibutuhkan dana sekitar Rp 2 miliar untuk mengaktifkan satu Pamsimas agar bisa menjangkau rumah-rumah penduduk.

“PDAM menargetkan tiga hingga empat lokasi Pamsimas sebagai proyek percontohan tahun ini. Beberapa lokasi prioritas berada di Desa Maridan, Kecamatan Sepaku, serta di wilayah Penajam dan Babulu,” katanya.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Rasyid, diperlukan kolaborasi. Dinas Pekerjaan Umum (PU) bisa membantu dalam perpipaan utama, sambungan rumah tangga menggunakan dana desa, sementara PDAM memberikan pendampingan teknis.

“Kebutuhan genset, solar, atau listrik bisa didukung pemerintah desa,” tambahnya.

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu

Rasyid menuturkan, potensi sambungan rumah dari Pamsimas cukup besar, diperkirakan mencapai 8.600 rumah di 21 desa dan kelurahan.

“Rapat lanjutan bersama 21 lurah dan kepala desa akan segera digelar untuk membahas teknis dan besaran biaya pelaksanaan program ini,” tutupnya.(*lov)