Advertisement
Berita Terbaru Diskominfo PPU
Beranda / Diskominfo PPU / Gencarkan Kedisiplinan Pegawai, Wakil Bupati PPU Kembali Sidak Sejumlah OPD

Gencarkan Kedisiplinan Pegawai, Wakil Bupati PPU Kembali Sidak Sejumlah OPD

READIN.ID – PENAJAM – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan pegawai dan pelayanan kepada masyarakat, Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Kamis (20/3/2025).

Pada Sidak kali ini, Waris menadatangi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU.

Waris mengatakan, tujuan dilakukannya sidak ini untuk meningkatkan kedisiplinan para pegawai yang bekerja di lingkungan pemerintah kabupaten PPU.

Turun dari Ruang Rapat, Komisi IV DPRD Kaltim Cek Langsung Wajah Pendidikan di Paser

“Dengan harapan dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kita adalah Abdi negara harus bisa menjadi contoh yang baik khususnya terkait kedisiplinan ini,” imbuhnya.

Ia menegaskan, mulai saat ini absensi yang ada di masing-masing OPD, baik secara manual maupun elektronik akan diminta rinciannya untuk mengetahui tingkat kedisiplinan bagi seluruh ASN maupun THL.

Gratispol Tak Sekadar Bagi Seragam, Tapi Ikut Meringankan Nafas Orang Tua

“Dirinya juga minta langsung kepada masing-masing pimpinan OPD untuk melakukan pengawasan kepada bawahannya ketika jam kerja berlangsung sehingga tidak ada lagi ASN ataupun THL diluar kantor tanpa alasan yang jelas ketika jam kerja. Aturan dan Undang-undang kepegawaian sudah jelas terkait kedisiplinan ini. Jadi kalau tidak niat kerja silahkan mundur, karena masih banyak masyarakat kita di luar sana yang antri ingin bekerja,” tegasnya.

Turut serta dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ainie , Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten PPU, Bagenda Ali dan sejumlah pejabat terkait.(*nm/adv)

Gratispol Diminta Lebih Terarah, Syahariah: Dahulukan SMA-SMK dan Warga yang Betul-Betul Perlu