Advertisement
Berita Terbaru DPRD PPU
Beranda / DPRD PPU / Soroti Dualisme KNPI PPU, Andi Yusuf Desak Pemuda Bersatu

Soroti Dualisme KNPI PPU, Andi Yusuf Desak Pemuda Bersatu

READIN.ID – PENAJAM – Wakil Ketua II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi organisasi kepemudaan di daerah yang dinilai belum tampil utuh. Ia secara khusus menyoroti adanya dugaan dualisme atau bahkan tigalisme kepemimpinan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di PPU.

Hal ini disampaikan Andi Yusuf ketika merefleksikan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada bulan Oktober lalu, di mana ia tidak melihat kehadiran pemuda yang mengenakan atribut KNPI dalam kegiatan kepemudaan.

“Saya pernah menjadi Ketua KNPI Kabupaten Penajam Paser Utara berharap dengan semangat Sumpah Pemuda dapat menyatukan pemuda, tapi saya melihat tidak ada pemuda yang berbaju KNPI,” ujar Andi Yusuf.

BAST Tuntas, Pembangunan SNT di PPU Segera Dimulai

Ia menilai, ketidakhadiran pemuda beratribut KNPI menjadi tanda bahwa perpecahan di tubuh organisasi kepemudaan tersebut masih terjadi.

Diriny menekankan pentingnya konsolidasi dan penyatuan organisasi di tubuh KNPI agar semangat kebersamaan pemuda PPU dapat terwujud.

Syahariah Mas’ud: Jangan Bangun Kota Masa Depan dengan Pendidikan yang Tertinggal

“Besar harapan saya ke depan agar pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara apabila memang terjadi dualisme atau tigalisme kepemimpinan KNPI itu kalau bisa nanti disatukan,” katanya.

Menurutnya, penyatuan adalah langkah krusial untuk memastikan identitas kepemudaan tidak terpecah-belah. Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ke depan dapat dirayakan dengan utuh, dihadiri oleh pemuda yang mengenakan baju KNPI, serta didukung oleh Organisasi Kepemudaan (OKP) lainnya.

GratisPol Sudah Berjalan, Kini Saatnya Kampus Menyamakan Kecepatan

“Saya berharap seluruh pihak terkait, baik pengurus KNPI maupun OKP, dapat segera membangun komunikasi untuk memperkuat kembali semangat persatuan dan peran pemuda dalam pembangunan daerah,” tutupnya.(adv/ziq)