Inspektorat PPU Dorong OPD Perkuat Perencanaan dan Kendalikan Risiko Fraud

oleh -751 Dilihat
oleh

READIN.ID – PENAJAM — Inspektorat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat kualitas perencanaan serta pengawasan kegiatan agar pengelolaan anggaran berjalan efektif, efisien, dan bebas dari risiko fraud.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Inspektorat PPU Budi Santoso dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan, Penguatan Kualitas Perencanaan, dan Pengendalian Risiko Fraud yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Rabu (8/10/2025).

Budi menegaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan di akhir pelaksanaan program, tetapi harus dimulai sejak tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.

“Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pertanggungjawaban itu semua harus dievaluasi. Kita ingin memastikan seluruh proses berjalan efektif sejak awal,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, keterlambatan pelaksanaan sejumlah proyek daerah sering kali terjadi karena perencanaan yang belum matang, terutama pada proses lelang kegiatan.

“Beberapa kegiatan strategis daerah memang bisa dilaksanakan mendahului APBD, tapi untuk yang non-strategis biasanya baru bisa berjalan setelah APBD ditetapkan. Ini yang sering membuat waktu pekerjaan jadi terpotong tiga sampai empat bulan,” ungkapnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, kerap mengakibatkan proyek tidak dapat diselesaikan sesuai target tahunan karena waktu pelaksanaan yang berkurang cukup signifikan. Oleh sebab itu, perbaikan perencanaan menjadi kunci utama agar penganggaran dan pelaksanaan kegiatan lebih efisien.

Selain itu, Inspektorat PPU bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga akan terus mendorong seluruh OPD agar mengoptimalkan manajemen risiko dalam setiap program dan kegiatan.

“Kita harapkan OPD bisa menyusun perencanaan dengan baik, melaksanakan dengan tepat, dan mempertanggungjawabkan secara transparan. Dengan begitu, tata kelola pemerintahan kita akan semakin efektif dan efisien,” pungkasnya.(*lov/ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *