Advertisement
Berita Terbaru Diskominfo PPU
Beranda / Diskominfo PPU / PPU Fokus Kembangkan Pariwisata dan Infrastruktur Dukung IKN

PPU Fokus Kembangkan Pariwisata dan Infrastruktur Dukung IKN

READIN.ID – PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) akan berfokus pada pengembangan sektor pariwisata dan infrastruktur daerah. Langkah ini diambil Bupati PPU, Mudyat Noor, sebagai bentuk dukungan dan upaya menyelaraskan pembangunan daerah dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penjelasan ini disampaikan Mudyat Noor saat ditemui di kantor Pemkab PPU pada Jumat (25/4/2025). Ia menekankan pentingnya agar PPU tidak “timpang” atau tertinggal pembangunannya dibandingkan IKN.

“Dengan keberadaan IKN kita tidak boleh timpang, jadi harus berkembang juga,” ujar Mudyat Noor.

DPRD PPU Dorong Sekolah Terintegrasi Babulu Segera Direalisasikan

Ia memprioritaskan pengembangan pariwisata karena PPU dilihat sebagai destinasi akhir yang akan dikunjungi setelah IKN. “Seperti peningkatan Pariwisata karena tujuan akhirnya pasti PPU,” tambahnya.

Selain pariwisata, peningkatan infrastruktur juga menjadi fokus utama. Bupati menekankan pentingnya menyiapkan jaringan jalan yang terhubung sebagai bagian integral dari integrasi antara Kabupaten PPU dengan IKN.

Digitalisasi Perizinan PPU Jangan Sekadar Online, DPRD Soroti Kemudahan Akses Warga

“Kemudian bagaimana kita meningkatkan infrastruktur, menyiapkan jalan yang terhubung menjadi bagian dari integrasi Kabupaten PPU dengan IKN,” jelasnya.

Mengingat posisi strategis PPU sebagai salah satu gerbang utama menuju lokasi IKN, Mudyat Noor sangat mengharapkan perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah pusat.

Tak Buka CPNS 2026, DPRD PPU Minta Kebutuhan ASN Tetap Dipetakan

“Kami sangat mengharapkan sekali dukungan dari pemerintah pusat dalam hal ini bisa memajukan PPU agar bisa setara dalam hal pembangunan dengan IKN,” tutup Mudyat Noor.

Strategi ini diharapkan dapat memastikan PPU mampu menarik kunjungan wisatawan dan memfasilitasi konektivitas yang baik, sehingga dapat tumbuh seiring dan selaras dengan perkembangan IKN di masa depan.(*saf/adv)