READIN.ID – PENAJAM – Realisasi serapan anggaran di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga triwulan keempat tahun anggaran 2025 masih tergolong rendah. Berdasarkan data Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, serapan keuangan baru mencapai sekitar 60 persen.
Kepala BKAD PPU, Muhajir, mengatakan bahwa rendahnya serapan anggaran disebabkan sebagian besar kegiatan fisik masih dalam tahap pelaksanaan di lapangan.
“Serapan anggaran memang masih rendah karena realisasi keuangan baru sekitar 60 persen hingga saat ini. Hal ini disebabkan sebagian besar pekerjaan masih dalam tahap pelaksanaan,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu pemerintah daerah baru membuka kebijakan pembayaran sebesar 50 persen dari nilai pekerjaan. Saat ini, pihaknya tengah menunggu penyaluran dana dari pemerintah pusat agar dapat segera masuk ke kas daerah (kasda).
“Begitu dana masuk ke kasda, pembayaran akan segera kita lakukan secara keseluruhan. Biasanya progres realisasi akan meningkat signifikan menjelang akhir tahun, sekitar bulan Desember,” jelasnya.
Muhajir menambahkan, percepatan transfer dana dari pusat diharapkan dapat mendorong peningkatan realisasi anggaran, terutama untuk kegiatan fisik yang sedang berjalan. Dengan demikian, pembayaran kepada pihak ketiga dapat segera dilakukan dan pembangunan daerah berjalan lebih optimal.
“Kami berharap penyaluran dana dari pusat bisa segera terealisasi agar kegiatan yang sudah berjalan tidak tertunda,” pungkasnya. (*lov/ara)






