Libatkan Narasumber Internasional, SMAN 3 PPU Dominasi Lomba Karya Ilmiah Dispusip

oleh -751 Dilihat
oleh

READIN.ID – PENAJAM – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar pengumuman pemenang dan pembagian hadiah Lomba Menulis Karya Tulis Ilmiah Menulis Bersama Perpustakaan (MIS BAPER) Serial Sekolah Karya Ilmiah Pelajar (SKRIP) 2025. Acara tersebut dilaksanakan di Dispusip PPU pada Selasa (18/11/2025).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU, Yusuf Basra, mengatakan bahwa kegiatan rutin tahunan ini diikuti oleh 30 peserta dari jenjang SMA dan SMK se-PPU. Banyak siswa-siswi dari SMAN 3 PPU berhasil mencatat prestasi gemilang dengan mendominasi posisi Juara.

“Bilqis Muthia Mumtaz dari SMAN 3 PPU Berhasil meraih juara satu, juara dua diraih Rizal Nur Dwiyanto dari SMAN 3 PPU dan juara tiga diraih dari siswa perwakilan SMKN 1 PPU. Sementara itu predikat harapan 1 hingga harapan 3 juga kembali diraih oleh siswa-siswi dari SMAN 3 PPU,” ujar Yusuf Basra.

Yusuf juga menjelaskan, lomba tahun ini secara khusus fokus pada penulisan ilmiah, yang bertujuan memfasilitasi dan mengembangkan minat khusus pelajar di bidang penulisan.

“Intinya kami mulai mengajarkan ke anak-anak yang mempunyai passion di penulisan untuk mulai berkarya,” katanya.

Sebelum mengikuti lomba, para peserta menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan. Setelah menyelesaikan draf karya, mereka mengikuti proses seminar dan revisi yang melibatkan narasumber ahli.

“Seminarnya melibatkan teman-teman dari luar negeri. Ada yang sedang S3 di Arab Saudi, oleh karena itu kami menggunakan Zoom [daring], kemudian kita memperbaiki karyanya, masukan dari juri Mekah setelah itu baru kita publikasikan,” ungkapnya.

Dispusip PPU memberikan kebebasan tema pada lomba karya ilmiah tahun ini, sehingga menghasilkan berbagai topik yang aktual dan menarik.

“Temanya kami bebaskan, ada yang bahas Mobile Legends, Anime, Egosentris sampai tema stres akibat penggunaan handphone,” pungkasnya.

Sementara itu, lomba penulisan untuk jenjang SD dan SMP dilaksanakan dalam kategori yang berbeda, yaitu lomba mendongeng untuk SD dan lisensi buku untuk SMP.(adv/ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *