Bupati PPU Pimpin AKPSI 2025–2030, Siap Kawal Keadilan untuk Daerah Penghasil Sawit

oleh -797 Dilihat
oleh

READIN.ID – JAKARTA — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) untuk periode 2025–2030. Ia terpilih melalui proses pemungutan suara dalam Musyawarah Nasional (Munas) II AKPSI yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian RI, Jakarta, Selasa (18/11/2025). Dalam pemilihan tersebut, Mudyat berhasil mengungguli dua kandidat lain, yakni Bupati Luwu dan Bupati Mamuju Tengah.

Usai penetapan, Mudyat Noor menegaskan bahwa AKPSI harus menjadi kekuatan kolektif dalam memperjuangkan hak dan kepentingan daerah-daerah yang selama ini menjadi tulang punggung produksi sawit nasional. Ia menilai masih banyak ketimpangan antara besarnya kontribusi daerah penghasil sawit dengan manfaat yang mereka terima.

“Sudah terlalu lama daerah penghasil sawit hanya menjadi penonton. Masyarakat kita harus merasakan dampak kesejahteraan dari industri sawit,” tegasnya.

Menurut Mudyat, banyak persoalan berlarut-larut terkait keberadaan perkebunan sawit yang belum mendapatkan penanganan serius. Ia menyebut sejumlah masalah mulai dari konflik sosial, sengketa lahan, hingga infrastruktur yang rusak akibat aktivitas perusahaan.

“Kami bahkan belum menerima retribusi daerah satu rupiah pun. Kontribusinya masih jauh dari layak,” ujarnya.

Ia menggambarkan kondisi tersebut sebagai situasi seperti “negara dalam negara”, di mana luasnya kawasan yang dikuasai perusahaan perkebunan tidak diimbangi dengan kontrol dan manfaat yang kembali ke daerah. Karena itu, ia menilai AKPSI harus bergerak lebih solid untuk memperjuangkan regulasi dan kebijakan yang adil bagi daerah.

Mudyat menekankan bahwa kepengurusan baru AKPSI bukan sekadar soal posisi ketua, melainkan tanggung jawab bersama untuk merumuskan strategi advokasi nasional.

“Yang kita bangun adalah kesatuan perjuangan. AKPSI harus menjadi rumah bersama untuk memastikan komoditas sawit memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” ujarnya menutup pernyataan.

Munas II AKPSI tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Sawit Nasional dan dihadiri berbagai tokoh, antara lain Staf Ahli Mendagri Bidang Aparatur Pelayanan Publik Anwar Harun Damanik, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Plh Dirjen Perkebunan Abdul Roni Angkat, serta puluhan bupati dari berbagai daerah penghasil sawit di Indonesia. (adv/nm/ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *