READIN.ID – PENAJAM – Demi mempermudah akses literasi warga Penajam Paser Utara (PPU), Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU mulai merencanakan pembentukan perpustakaan digital sendiri yang memungkinkan masuknya lebih banyak konten lokal.
Saat ini, Dispusip PPU tengah merumuskan rencana tersebut. Namun, mekanisme peminjaman buku digitalnya tetap mengikuti prinsip jumlah lisensi yang tersedia.
“Kita punya rencana memiliki perpustakaan digital sendiri di PPU,” ujar Kepala Dispusip PPU, Yusuf Basra, pada Selasa (18/11/2025).
Yusuf mengakui bahwa fasilitas perpustakaan digital saat ini sudah tersedia, namun sifatnya masih sangat terbatas karena merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Yang ada sekarang itu bantuan dari provinsi, karena bantuan tentu fasilitasnya terbatas,” ucapnya.
Saat ini, untuk mempermudah akses, Dispusip telah menempatkan kode barcode perpustakaan digital di beberapa titik pelayanan publik, seperti di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), taman, lingkungan Pemkab, hingga kantor kecamatan.
“Keuntungannya masyarakat bisa langsung mengaksesnya,” tambahnya.
Dengan pengembangan perpustakaan digital mandiri, Dispusip berharap dapat memasukkan lebih banyak konten lokal, termasuk mempublikasikan karya-karya tulis masyarakat PPU.
“Kalau kita punya perpustakaan digital sendiri, konten lokal bisa kita masukkan dan karya-karya bisa kita publikasikan,” tuturnya.
Meskipun berbasis digital, ia menegaskan bahwa sistem peminjaman buku tetap memiliki keterbatasan, yaitu mengikuti prinsip jumlah lisensi buku yang tersedia.
“Prinsipnya sama dengan buku fisik, jika kita pinjam 5 buku [lisensi], berarti hanya bisa dipinjam 5 orang. Dengan begitu orang ke-6 tidak bisa pinjam,” tambahnya.
Melihat kondisi tersebut, Yusuf menilai realisasi pembangunan perpustakaan digital ini tidak dapat dilakukan secara instan. Langkah tersebut harus dijalankan secara bertahap dan disesuaikan dengan kesiapan daerah.
“Untuk merealisasikannya, kami harus melihat situasi dan tidak bisa memaksakan,” tutupnya.(adv/ayu)






