DPRD Soroti Kenaikan Harga dan Tekanan Inflasi di Penajam Paser Utara

oleh -789 Dilihat
oleh

READIN.ID – PENAJAM – Lonjakan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menjadi perhatian serius DPRD.

Anggota Komisi II DPRD PPU, Thohiron, menilai tekanan inflasi yang terjadi saat ini tidak lepas dari dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta meningkatnya arus penduduk menuju wilayah sekitar ibu kota baru tersebut.

“Inflasi di Penajam sekarang memang sedang tinggi, karena kita bertetangga langsung dengan IKN.

Banyak orang dari luar daerah datang, sehingga suplai barang berkurang sementara kebutuhan terus naik,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Menurut Thohiron, pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di kawasan penyangga IKN membuat permintaan barang pokok melonjak drastis.

Namun ketersediaan pasokan belum mampu mengikuti kebutuhan, sehingga harga berbagai komoditas terus merangkak.

“Karena suplai barang kurang, otomatis harga naik. Kita juga tidak bisa sepenuhnya menjaga harga di lapangan.

LPG misalnya, sudah ditetapkan pemerintah tetapi harga di pasar tetap berbeda.

Apalagi barang-barang yang melewati tengkulak dan rantai distribusi panjang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa situasi ini menuntut sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan stabilitas harga.

Perbaikan jalur distribusi, penguatan stok barang pokok, serta pengawasan pasar dinilai menjadi langkah penting agar inflasi tidak semakin membebani masyarakat.

Thohiron berharap pemerintah daerah segera merumuskan langkah konkret untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.

Dengan demikian, tekanan inflasi dapat ditekan dan harga kebutuhan pokok di PPU tetap terjangkau.

“Yang kita perlukan sekarang adalah langkah cepat menjaga suplai agar tidak terjadi kelangkaan.

Selama kebutuhan tinggi dan barang terbatas, inflasi akan terus menekan masyarakat,” pungkasnya.(adv/lov/ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *