APBD Defisit, Pemkab PPU Tetap Upayakan Pembangunan Gedung Bersama

oleh -829 Dilihat
oleh

READIN.ID – PENAJAM — Di tengah tekanan keuangan akibat defisit anggaran, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tetap berkomitmen melanjutkan rencana pembangunan gedung bersama bagi sejumlah perangkat daerah. Proyek ini dinilai mendesak karena kondisi perkantoran saat ini sudah terlalu padat dan tidak lagi memadai untuk menunjang pelayanan publik.

Bupati PPU, Mudyat Noor, menyebut bahwa pembangunan gedung bersama termasuk dalam kategori belanja wajib yang tetap harus diupayakan meskipun kondisi fiskal daerah sedang terbatas.

“Kita lagi berhitung dengan kondisi APBD yang defisit, tapi pembangunan gedung bersama tetap kita usahakan. Ini termasuk belanja wajib karena kantor kita sudah terlalu padat,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Ia mengungkapkan, saat ini sejumlah aparatur sipil negara (ASN) harus berbagi ruang kerja yang sempit, bahkan beberapa unit kerja menumpuk di gedung yang sama.

“Kasihan teman-teman ASN, mereka bekerja dalam kondisi tumpang tindih di satu kantor. Kita ingin mereka punya ruang kerja yang lebih layak agar pelayanan publik juga bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Meski keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama, Pemkab PPU berupaya mencari skema pembiayaan bertahap agar pembangunan gedung bersama dapat direalisasikan tanpa mengganggu program prioritas lainnya.

“Kita akan sesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, tapi targetnya tetap jalan. Pembangunan ini harus mendukung peningkatan kinerja pemerintahan,” tegasnya.

Pemerintah daerah berharap pembangunan gedung bersama dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Benuo Taka.(*lov/ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *