READIN.ID – PENAJAM – Proses pelaksanaan jobfit pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami penundaan. Penundaan ini terjadi lantaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) masih menunggu penugasan asesor dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM PPU, Ainie, menyebutkan bahwa tim panitia seleksi (pansel) sebenarnya telah terbentuk. Namun, tahapan asesmen belum bisa dimulai karena belum adanya surat penugasan resmi dari Kemendagri.
“Kemendagri sudah kami surati sejak dua bulan lalu, namun hingga kini belum ada jawaban tertulis. Meski begitu, secara lisan sudah ada pembahasan,” ujarnya saat diwawancarai pada Senin (13/10/2025).
Ia berharap pihak Kemendagri segera memberikan kepastian agar pelaksanaan jobfit dapat segera berjalan. Menurutnya, penundaan ini turut menimbulkan pertanyaan dari para peserta yang sudah siap mengikuti proses asesmen.
“Kami siap membantu proses asesmen, hanya saja jobfit ini tertunda karena menunggu kepastian dari Kemendagri. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan dari peserta,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ainie menjelaskan bahwa meski pelaksanaan jobfit tertunda, pelaporan kinerja pegawai tetap berjalan normal.
“Laporan kinerja sudah berjalan hingga bulan Juni dan terus diperbarui setiap bulan. Semua pegawai wajib melapor kepada pimpinannya, termasuk pejabat eselon II kepada bupati,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini terdapat tiga jabatan eselon II yang masih kosong di lingkungan Pemkab PPU.
“Awalnya ada empat posisi kosong, kini tersisa tiga yakni di Dinas Pekerjaan Umum, BKPSDM, dan Dinas Sosial. Untuk Dinas Sosial saat ini dijabat oleh Plt Pak Mukhtar, sedangkan Dinas Pariwisata akan diisi bulan depan,” pungkasnya.
Dengan tertundanya jobfit, BKPSDM PPU terus berkoordinasi dengan Kemendagri agar proses penempatan pejabat struktural di lingkungan pemerintah daerah dapat segera dilaksanakan sesuai ketentuan. (*lov/ara)






