Guru Sekolah Rakyat Diseleksi Ketat oleh Kemensos, Disdikpora PPU Hanya Sediakan Data

oleh -91 Dilihat
oleh

READIN.ID – PENAJAM – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Penajam Paser Utara (PPU), Andi Singkerru, menyatakan rekrutmen guru untuk Sekolah Rakyat (SR) sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial. Dinas Pendidikan di tingkat daerah tidak terlibat langsung dalam proses tersebut.

“Intinya kemarin kita hanya mendukung data. Namun, perekrutan dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial tanpa ada kerja sama dengan Disdikpora,” kata Andi di ruangannya, Senin (1/9/2025).

Andi menambahkan, Dinas Sosial di daerah juga hanya sebatas berkoordinasi, bukan sebagai pelaksana rekrutmen. “Dengan Dinsos pun sifatnya hanya sebatas jabat tangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses seleksi guru yang ketat menjadi prioritas pemerintah pusat. Bahkan, Presiden RI secara langsung memberikan arahan kepada para guru yang telah dinyatakan lulus seleksi. Andi mengaku menyaksikan momen tersebut melalui siaran langsung di YouTube.

“Presiden langsung yang memberi arahan, dan beberapa keputusan strategis juga ditetapkan bersama Kementerian Sosial,” tuturnya.

Selain itu, dirinya menyebut, persiapan pelaksanaan SR juga telah didorong di beberapa daerah, termasuk di wilayah Lawe-Lawe, PPU. Sekolah ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu, yang akan mengikuti program asrama (boarding) dengan proses seleksi yang ketat.

“Yang lulus betul-betul disaring agar saat mengikuti program boarding, pembelajarannya tetap bermutu,” pungkasnya.

Dengan demikian, peran Disdikpora PPU hanya terbatas pada dukungan data yang dibutuhkan untuk program tersebut. Semua proses rekrutmen guru, mulai dari seleksi hingga penetapan, sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Sosial.(*lov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *